5 Jenis-Jenis Pasir Kucing Dan Cara Pembuatannya

Berikut ini jenis-jenis pasir kucing beserta kelebihan dan tips cara memilihnya.

Memelihara kucing di rumah memang merupakan hal yang membahagiakan, namun ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar rumah tetap nyaman dan kucing sehat.

Salah satunya adalah memilih pasir kucing yang terbaik untuk menjadi media membuang kotoran bagi si kucing.

Yaps, kucing memang memiliki keunikan ketika membuang kotoran yaitu dengan mengorek-orek pasir dan menutupnya kembali setelah selesai.

Biasanya kucing liar akan buang kotoran di tempat manapun yang ada pasir maupun daun kering.

Namun jika memeliharanya di rumah, sebagai pemilik yang baik kita harus menyediakan pasir khusus untuk tempat buang kotoran yang nyaman bagi kucing.

Nah ada beberapa jenis-jenis pasir kucing yang harus anda ketahui, berikut ini selengkapnya.

Jenis-jenis Pasir Kucing

  1. Pasir Zeolit

Jenis pasir kucing yang pertama adalah pasir zeloit yang terbuat dari batuan zeloit yang telah dipecahkan menjadi ukuran kecil.

Bagi anda yang ingin menggunakan pasir zeolit sebagai media buang kotoran kucing, anda bisa membelinya di pet shop terdekat.

Terdapat berbagai ukuran pasir zeolit yang bisa anda gunakan mulai dari halus hingga sedikit besar dengan tiga ukuran yaitu 1,2 dan 3.

Keunggulan dari pasir zeolit adalah bisa didaur ulang sehingga banyak cat lovers yang menggunakannya.

Cara pencucian pasir zeolit juga cukup mudah yaitu dengan membuang kotoran dari pasir, lalu rendam dan cuci dengan sabun.

Setelah itu, jemur pasir zeolit di bawah terik sinar matahari hingga kering dan bisa digunakan kembali.

Namun kekurangan dari pasir zeolit adalah daya serap yang kurang baik sehingga tak jarang kotoran kucing masih bisa tercium.

  • Pasir Bentonite

Jenis-jenis pasir kucing yang kedua adalah pasir bentonite atau banyak yang menyebutnya sebagai pasir gumpal atau pasir wangi.

Kelebihan dari pasir bentonite adalah memiliki daya serap yang sangat baik saat terkena pipis kucing karena bisa menggumpal dengan seketika.

Menariknya, pasir bentonite juga memiliki aneka aroma yang wangi seperti buah, bunga, kopi dan lain-lain.

Kendati demikian Pasir Bentonite terbilang pasir yang sulit untuk didaur ulang dan hanya sekali pakai.

  • Pasir Kristal

Selanjutnya ada pasir kristal yang sesuai dengan namanya, memiliki bentuk layaknya kristal kecil-kecil.

Pasir Kristal memiliki daya serap yang sangat baik dan tidak berdebu sehingga membuat badan kucing akan tetap bersih.

Maka dari itu Pasir Kristal cocok bagi pemilik kucing yang tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkan kucing dan membersihkan kotorannya.

Kendati demikian, pasir kristal memiliki bentuk yang cukup tajam sehingga bahaya apabila tertelan oleh kucing.

Karakteristik yang tajam juga membuat pasir kristal kurang cocok untuk anak kucing karena berpotensi menyakitinya.

  • Pasir Organik

Jenis yang satu ini cukup unik karena tidak terbuat dari pasir melainkan beberapa bahan alami seperti kertas, serbuk kayu, jagung, ampas tahu dan lain-lain.

Kelebihan dari pasir organik adalah memiliki daya serap yang baik dan bebas dari bau dan debu sehingga aman untuk kucing yang memiliki permasalahan pada pernapasan dan membuat rumah tetap nyaman.

Selain itu, harga dari pasir organik juga terbilang tak terlalu mahal karena untuk 20 kg pasir organik hanya dibanderol sekitar 50 ribu.

  • Pasir Alami

Bagi anda yang membutuhkan pasir kucing dengan harga yang sangat terjangkau atau bahkan gratisan, anda bisa menggunakan pasir alami.

Pasir alami adalah pasir yang biasa kita temui seperti pasir tanah, pasir pantai ataupun pasir lembut yang sudah diayak.

Pasir jenis ini memiliki daya serap yang cukup baik meskipun dapat menimbulkan bau yang kurang sedap.

Selain itu, pasir alami juga bisa menciptakan debu yang kurang sehat bagi kucing atau manusia.

Cara Membuat Pasir Kucing

Ternyata pasir kucing tidak hanya bisa kamu dapatkan dengan membelinya di pet shop saja loh.

Kamu juga bisa membuatnya dengan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kamu, yuk ketahui cara membuat pasir kucing.

  1. Dengan Kertas Bekas

Cara membuat pasir kucing yang pertama adalah dengan menggunakan bahan kertas bekas, berikut tata caranya :

Gunting kertas bekas menjadi kecil-kecil lalu rendam dengan air hangat dan tambahkan sabun cuci piring, rendam selama beberapa menit hingga kertas menjadi bubur. Buang airnya, lalu isi air bersih dan tambahkan 1 sendok teh soda lalu aduk sampai merata. Buang air tersebut lalu peras hingga kering dan jemur di bawah sinar matahari.

Setelah kering, kertas tersebut kini siap dijadikan pasir kucing

Keunggulan menggunakan kertas bekas adalah daya serapnya yang cukup baik sehingga tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.

Selain itu, dengan menggunakan kertas bekas juga tidak menimbulkan debu yang berbahaya bagi kucing.

  • Serbuk kayu

Selain dengan kertas bekas, bahan lain yang bisa digunakan untuk membuat pasir kucing adalah serbuk kayu.

Kamu bisa mendapatkan serbuk kayu secara gratis di tempat pemotongan kayu atau bisa juga membelinya di pet shop terdekat.

Berikut ini cara membuat pasir kucing sederhana menggunakan serbuk kayu :

Siapkan serbuk kayu sesuai dengan kebutuhan lalu bersihkan dari benda-benda kecil seperti batu, paku, serpihan kaca dan lainnya. Simpan serbuk kayu tersebut di wadah dan singkirkan apabila ada serbuk kayu yang terlalu besar. Setelah itu jemur serbuk kayu di bawah sinar matahari selama beberapa jam.

Kini serbuk kayu tersebut bisa digunakan untuk tempat membuang kotoran kucing

Serbuk kayu memang menjadi solusi pasir yang mudah untuk kucing namun perlu diketahui bahwa serbuk kayu berpotensi menimbulkan debu sehingga bisa membahayakan kucing jika menghirupnya.

  • Pasir rumahan

Jika serbuk kayu terlalu sulit untuk ditemukan, kamu bisa menggunakan pasir rumahan sebagai solusi yang murah dan mudah.

Kamu bisa menggunakan pasir alami yang ada di sekitar rumah atau bisa membelinya di toko bangunan.

Namun agar tidak berbau, kamu bisa mencampurkan pasir tersebut dengan tanaman wangi sehingga aroma tak sedap dari kotoran kucing bisa ternetralisir.

Berikut ini tata cara pembuatan pasir kucing dengan pasir rumahan :

Siapkan pasir yang telah dicuci sesuai dengan kebutuhan dan tanaman wangi. Iris tipis-tipis tanaman wangi tersebut untuk nantinya ditaburkan ke dalam pasir. Masukan pasir ke dalam wadah dan buat 1 lapis kemudian taburkan tanaman wangi tersebut. Ulangi proses tersebut hingga wadah benar-benar penuh. Kemudian diamkan pasir tersebut selama 1 malam dan pasir tersebut bisa digunakan untuk media buang kotoran kucing.

Selain pasir rumahan, kamu juga bisa menggunakan pasir pantai yang lebih lembut jika kamu tinggal di kawasan pesisir.

Sebenarnya ada banyak opsi bahan yang bisa anda gunakan sebagai pengganti pasir kucing pada umumnya.

Namun beberapa contoh diatas bisa menjadi referensi dan solusi murah bagi anda yang membutuhkan pasir kucing.

Itulah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis pasir kucing dan cara pembuatannya, semoga bermanfaat.