Apa Itu Kucing : Asal-usul, Ciri-ciri & Karakteristik

Apa itu kucing? yuk kenali lebih dalam tentang binatang yang sangat lucu ini mulai dari ciri-ciri hingga karakteristiknya.

Kucing menjadi salah satu hewan yang keberadaannya selalu ada di lingkungan mana saja karena populasinya yang cukup banyak.

Hewan yang memiliki bulu lebat ini sering menjadi peliharaan karena bentuknya yang sangat lucu dan menggemaskan.

Selain itu, bulunya yang memiliki warna yang unik dan cantik seperti oranye, putih, hitam, campuran, coklat dan lain-lain juga menjadi daya tarik tersendiri.

Berbagai jenis kucing yang cukup banyak juga memiliki daya tarik dan keunikannya tersendiri.

Meskipun sudah hidup berdampingan dengan kita sejak lama namun masih ada beberapa fakta yang belum kita ketahui, yuk baca selengkapnya!

Apa Itu Kucing?

Berbicara apa itu kucing, hal tersebut merujuk pada kucing kecil yang biasa hidup berdampingan dengan manusia dan mudah ditemukan.

Namun jika diartikan secara luas, sebutan kucing juga bisa merujuk pada harimau dan singa yang ada di hutan.

Yaps, hal ini karena kedua binatang predator tersebut juga masih terbilang satu keluarga dengan kucing rumahan yang sering kita jumpai.

Secara bentuk juga kedua binatang tersebut mirip namun berbeda dari segi ukuran dan karakteristik.

Namun pada penjelasan kali ini, kucing yang kami maksud adalah kucing kecil yang telah hidup berdampingan dengan kita.

Kucing sendiri masuk ke dalam jenis mamalia karnivora atau hewan pemakan daging yang berasal dari keluarga Felidae.

Dalam sejarahnya, kucing telah berbaur dengan manusia sejak 5.000 tahun sebelum masehi karena telah ditemukan fosil kucing di Pulau Siprus.

Hingga saat ini kucing telah berevolusi dan menjadi hewan peliharaan paling populer di dunia.

Terdapat banyak jenis kucing yang ada di dunia saat ini yaitu mulai dari persia, siam, manx dan sphinx namun kucing ras tersebut hanya mewakili 1% dari seluruh populasi dunia.

Sementara mayoritas kucing yang hidup saat ini adalah berjenis campuran atau perpaduan dari berbagai ras yang telah hidup secara liar maupun dipelihara.

Karakteristik kucing

Kucing sendiri memiliki tingkah menggemaskan yang membuat mamalia ini menjadi hewan peliharaan terpopuler di dunia.

Namun dibalik kelucuannya, sebenarnya kucing menjadi hewan predator paling hebat karena bisa membunuh lebih dari 1.000 spesies hewan selama hidupnya.

Berbagai hewan lain yang memiliki bentuk tubuh lebih kecil bisa dimangsa oleh kucing mulai dari ikan, tikus, anak kelinci dan lain-lain.

Beberapa orang menganggap kucing hewan yang penyendiri namun mereka juga kerap membentuk koloni dengan kucing-kucing lainnya.

Namun kucing yang berkoloni tidak akan menyerang mangsanya, tak seperti sekelompok koloni singa.

Selain itu, kucing cenderung memiliki daerahnya dan kekuasaannya sendiri yang akan mereka jaga.

Namun ada juga kucing yang memiliki daerah netral sehingga semua kucing dari daerah lain bisa berkunjung tanpa harus melakukan konflik.

Salah satu perilaku yang ikonik dari seekor kucing adalah mereka senang berjemur di bawah sinar matahari dan ketika buang air besar, kucing akan mengubur kotorannya di dalam pasir.

Kebanyakan kucing hidup di daerah yang cenderung kering karena tidak terlalu tahan dengan kondisi hujan, kabut dan salju.

Kendati demikian beberapa jenis kucing bisa tahan terhadap suhu yang ekstrim seperti pada jenis Norwegian Forest Cat yang bisa menghangatkan tubuhnya hingga 39 derajat.

Meskipun bentuknya kecil dan tidak berbahaya, namun kucing juga bisa menjadi pendatang penyakit bagi manusia itu sendiri.

Pasalnya berpotensi tertular penyakit seperti rabies teta yang bisa tertular apabila tidak sengaja tercakar atau tergigit kucing.

Kucing Berasal Dari?

Berbicara tentang kucing berasal dari mana, erat kaitannya dengan domestikasi kucing yang terjadi dalam dua jenis.

Menurut penelitian Claudio Ottoni dari Universitas Roma mengatakan kucing domestik memiliki nenek moyang yang sama, yaitu dari kucing liar Afrika Utara dan Asia Barat.

Selain itu, domestikasi juga terjadi pada periode neolitik hingga Mesir Kuno yang menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia.

Penelitian tersebut tersebut juga mengungkapkan alasan mengapa kucing bisa menyebar ke seluruh dunia.

Berdasarkan penelitian tersebut mengungkapkan kucing menyebar dengan dibawa dengan kapal usai menganalisis DNA purba dari sisa kucing yang ditemukan di kota pelabuhan.

Adanya kucing dalam pelayaran tersebut diyakini berguna untuk melindungi penyimpanan makanan di kapal untuk membunuh hewan pengerat.

Selain itu, anda juga harus selalu menjaga kebersihan kucing jika memeliharanya agar tidak tertular berbagai penyakit lainnya.

Ciri-Ciri Kucing

Berikut ini beberapa ciri-ciri kucing yang sudah hidup berdampingan dengan manusia sejak lama.

1. Bulu kucing

Salah satu hal yang membuat kucing banyak dipelihara oleh orang lain adalah karena bulu kucing yang lembut dan lucu.

Bulu juga menjadi ciri khas unik dari kucing dimana terdapat 9.600 helai rambut pada setiap centi kulit di bagian atas tubuh kucing.

Sedangkan pada tubuh bagian bawah kucing cenderung lebih lebat yaitu dengan adanya 19.200 helai rambut setiap centi.

Terdapat berbagai warna pada bulu kucing mulai dari putih, hitam, oranye, abu-abu hingga belang-belang.

Warna bulu tersebut dipengaruhi oleh banyaknya gen pada kromosom yang membentuknya.

Maka dari itu tak jarang melihat anak kucing yang warnanya mirip dari salah satu indukannya, atau bisa juga gabungan dari keduanya.

2. Warna mata

Selain bulu, warna mata juga menjadi daya tarik tersendiri seekor kucing karena memiliki aneka warna yang unik.

Namun warna yang terpancar dari mata kucing bukan hanya dipengaruhi oleh substansinya namun dipengaruhi juga oleh refleksi cahaya yang terfokus pada mata kucing tersebut.

3. Kepala

Ciri-ciri kucing selanjutnya ada pada bagian kepala yang tersusun dari berbagai bagian mulai dari tengkorak, tumpuan mata hingga rahang.

Ketiga kerangka tersebut akan membentuk kepala kucing namun bentuknya juga dipengaruhi oleh ras kucing itu sendiri.

4. Hidung

Hidung kucing memiliki banyak bentuk mulai dari datar, pesek, pendek, hingga mancung.

Bentuk hidung kucing ini juga menjadi hal yang membuat kucing makin menggemaskan.

Banyak orang yang menginginkan kucing dengan hidung yang cenderung pesek atau flat karena dinilai lebih menggemaskan.

Beberapa kucing yang memiliki bentuk hidung flat seperti persia, sedangkan untuk jenis ras yang memiliki bentuk hidung mancung ada kucing balinese.

5. Ekor

Ciri-ciri kucing selanjutnya ada pada bagian ekor yang memiliki bentuk yang beragam mulai dari panjang, menengah, pendek hingga tak memiliki ekor.

Kucing persia biasanya memiliki bentuk ekor yang panjang dengan ciri khusus bulu yang tebal dan lurus. Sedangkan pada kucing Ragdoll memiliki bentuk lembut dan lurus.

Pada kucing yang memiliki ciri ekor sedang atau memiliki ciri ekor yang tebal pada bagian pangkal hingga ujung tumpul.

Sedangkan pada kucing yang memiliki ekor pendek memiliki ciri bagian ekor tebal, lurus hingga melingkar.

Itulah beberapa penjelasan mengenai apa itu kucing serta penjelasan mengenai asal-usul, ciri-ciri hingga karakteristiknya, semoga bermanfaat.