Sedekah: Definisi, Macam, dan Keutamaannya yang Bakal Bikin Kamu Geleng-geleng!

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sederhana, namun pengamalnya sangat dicintai oleh Allah. Sampai-sampai Allah menjanjikan banyak sekali hadiah, bagi orang-orang yang ikhlas melakukannya.

Pertanyaannya, apakah kita sudah tahu benar tentang sedekah? Jika belum, mari kita belajar bersama agar lebih memahami, supaya nggak menyesal di kemudian hari.

So, ini dia ulasannya!

Definisi sedekah

Sederhananya, sedekah adalah sesuatu kebaikan yang diberikan oleh seorang Muslim kepada sesama makhluk-Nya. Dilakukan dengan penuh keikhlasan dan hanya mengharapkan keridhoan Allah semata.

For your information, kata sedekah adalah kata serapan yang diserap dari bahasa Arab. Yaitu shadaqah yang berasal dari kata “sidiq”. Sidiq sendiri memiliki arti, kebenaran.

Macam-macam bentuk sedekah

Dalam bersedekah, umumnya orang-orang hanya tahu jika sedekah itu hanya dilakukan dengan cara memberikan sejumlah uang atau makanan saja. Tapi nyatanya, sedekah tidak hanya dilakukan dengan pemberian harta, lho.

Dalam sebuah hadits, riwayat imam Muslim. Nabi Muhammad sempat mendapat keluhan dari sebagian sahabat yang memiliki kekurangan dalam urusan harta.

Keluhan itu berupa kekecewaan mereka, karena merasa orang-orang kaya lebih banyak pahalanya dibandingkan orang-orang miskin. Sebab orang-orang kaya, bisa bersedekah lebih banyak dari orang miskin.

Disampaikanlah keluhan itu kepada nabi, “Ya Rasulullah, orang-orang kaya itu, mereka lebih banyak mendapatkan pahala. Mereka salat, kami pun salat. Mereka berpuasa, kami pun berpuasa. Tapi mereka bersedekah dengan kelebihan hartanya.

Merasa takjub dengan keimanan para sahabat yang ingin berlomba dalam kebaikan, Rasulullah memberikan kabar yang gembira kepada mereka.

Sungguh,” Kata Rasulullah. “Setiap tahmid, itu juga sedekah. Setiap tahlil, itu juga sedekah. Setiap menyeru kebaikan, itu juga sedekah. Setiap mencegah yang mungkar, itu juga sedekah. Dan bersetubuh dengan istri kalian, itu juga sedekah.”

Yap. Di bagian akhir itu kalian nggak salah baca, kok. Kalau bersetubuh dengan istri itu, bagian dari sedekah. Makanya buat yang masih jomblo nih, ya. Buruan kalian menikah! Hehe.

So, sedekah itu nggak hanya melulu dengan harta. Tapi seperti kata Rasulullah tadi: berdzikir, berbuat kebaikan, mencegah kemungkaran itu pun masuk ke dalam bentuk-bentuk bersedekah.

Di hadits yang lain Rasulullah pernah menjelaskan pula, bahwa hal yang paling sepele buat manusia. Yaitu tersenyum, itu juga bagian dari sedekah.

Intinya ya, semua kebaikan apa pun. Baik itu memungut sampah di jalanan, menyisihkan makanan untuk binatang seperti kucing, atau bahkan sekadar mendengarkan curhatan teman, semua itu sedekah!

Jadi cara sedekah yang mana nih, yang bakalan kalian amalkan?

Keutamaan Bersedekah

Setelah kita tahu macam-macam bentuk dan cara bersedekah, maka kurang afdol dong kalau nggak membahas keutamaannya. Makanya, kita bahas juga sekaligus keutamaan bersedekah.

Pertama, orang yang bersedekah tidak akan mengurangi hartanya. Hal ini dikonfirmasi oleh Rasulullah dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim. Bahwa harta seseorang yang bersedekah, tidak akan mengurangi harta.

Justru sebaliknya, orang yang bersedekah malah akan mendapatkan kemudahan dalam urusan harta, lho. Allah janji, kalau Dia akan memberkahi hamba-Nya yang bersedekah. Dengan cara menggantinya saat di dunia dan memberi ganjaran saat di akhirat.

Kedua, menjadi obat saat mengalami sakit. Agaknya aneh, masa sakit malah disuruh bersedekah? Ya. Jika kita melihat hal ini nggak pake kacamata iman. Jadi kayak nggak logis, gitu.

Namun di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Abu Daud, Rasulullah justru pernah bersabda. “Obatilah seseorang yang sakit di antara kalian dengan cara bersedekah.

Maka dari itu, pemahaman yang perlu ditanamkan oleh kita ialah, bahwa sakit adalah bagian dari takdir Allah. Oleh karena itu, menggunakan logika-logika keimananlah yang harus dilakukan.

Meski disisi lain, kita juga tetap harus mengikhtiari kesembuhan dengan cara-cara yang ilmiah, ya. Karena jelas berobat ke dokter itu diperbolehkan oleh agama.

Ketiga, dapat menjadi naungan saat di akhirat kelak. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa Allah akan mengganti sedekah-sedekah kita di dunia dan akhirat. Maka salah satu cara Allah dalam menggantinya adalah dengan menjadikan sedekah sebagai naungan.

Seperti di dalam riwayat imam Ahmad, dikatakan bahwa Rasulullah bersabda. “Sungguh, naungan bagi seseorang yang beriman adalah sedekahnya.”

Ayo, siapa yang gak mau kepanasan di padang mahsyar nanti? Cung!

Keempat, mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Hal terakhir ini pasti sudah banyak diketahui. So, supaya pahala berlipat ganda, banyak-banyak sedekah ya!

Nah itu dia pembahasan kita tentang sedekah, jadi siapa nih yang mau buru-buru beramal?