Sedekah Makanan ke Kucing Luar Biasa Ganjarannya, Kenapa ya?

Inspiratif dan layak dicontoh. Keterbatasan hidup, bukan jadi alasan buat mereka untuk bersedekah. Memang bukan bersedekah ratusan ribu atau jutaan rupiah, melainkan cuma berbagi makanan untuk kucing-kucing liar jalanan.

Seseorang itu bernama Pak Makmun, sosok lelaki panutan yang wajib banget kalian ambil pelajaran hidupnya. Cerita beliau ini saya temukan di internet. Karena kisahnya yang membuka hati saya untuk tulus bersedekah, jadi saya tulis di sini.

Pak Makmun, seorang pria asal Tangerang, memiliki kekurangan yang sangat memilukan. Ujian hidup yang menderanya, memaksa ia memakan pil pahit kehidupan. Penyakit Kusta yang sudah diderita selama puluhan tahun itu, membuatnya kehilangan beberapa jari tangan dan jari kaki.

Nggak berhenti di sana, ujian lagi-lagi menusuk kembali hatinya. Istri yang ia cintai, mengalami kelumpuhan akibat stroke sejak lima tahun yang lalu.

Meski ditimpa dengan banyak kesakitan, Pak Makmun masih semangat mencari nafkah sebagai tukang sapu jalanan. Disela mencari nafkah, Pak Makmun juga tak segan untuk mengurusi kebutuhan istri dan rumah tangganya. Seperti: mencuci, memasak, mengepel, dan yang lainnya.

Setelah banyak tertimpa musibah, semangat Pak Makmun dalam bersedekah ini ternyata nggak surut. Cara yang sederhana, namun punya nilai istimewa dalam pandangan Allah.

Cara Pak Makmun dalam bersedekah adalah dengan mengurus kucing, memberinya makan, dan merawat kesehatan kucingnya itu. Diketerbatasan akibat sakit dan ekonomi yang membebaninya, ia tetap berlomba dalam amal kebaikan.

Dari kisah yang inspiratif ini, banyak banget pelajaran yang dapat dipetik. Mulai dari harus bertanggung jawab kepada keluarga, hingga berbuat baik ke semua makhluk-Nya, dan bersedekah dalam keadaan bagaimanapun.

Ngomongin soal kasih makanan ke kucing dan berbuat baik ke sesama makhluk-Nya, nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kayak gini, “Segala kebaikan itu, semuanya adalah sedekah.”

Oh kalau gitu, berarti kasih makanan ke kucing sedekah dong? Yap, bener banget, 100 buat kamu!

Kalau kita telaah, Rasulullah nggak membatasi kalimatnya. Beliau bilang, kalau semua kebaikan, jika dilakukan akan menjadi sedekah. Kalau kaidahnya kayak gini, itu artinya kesempatan kita buat bersedekah terbuka sekali.

Nah makanya, kasih makanan ke kucing itu bisa jadi amalan sedekah kita. Dan kalau kita mengamalkan sedekah, auto jadi kekasih Allah!

Pertanyaannya, masa sih sedekah makanan ke kucing bisa bikin kita jadi kekasih Allah? Kenapa bisa se-powerfull itu? Karena kucing punya keistimewaan, lho!

Keutamaan kucing

Meski sebetulnya Islam memuliakan semua hewan yang ada di muka bumi, tapi kucing mempunyai tempat yang khusus di sisi Islam.

Beda halnya sama seekor anjing, air liur kucing, nggak dianggap najis dalam Islam. Seperti yang kita tahu, dalam ilmu fiqih dasar, anjing masuk ke dalam urutan teratas dalam pembagian najis.

Najis anjing masuk ke kategori mughalazhah. Pengertian sederhananya, anjing itu adalah najis yang sulit atau susah dalam pensuciannya.

Karena andaikan kita tersentuh atau menyentuh najis anjing, maka untuk mensucikannya harus menggunakan air yang dicampur tanah. Lalu dibasuhkan tujuh kali berturut-turut. Ribet kan?

By the way, najisnya anjing itu terletak pada air liurnya ya. Sedangkan air liur kucing, Rasulullah justru malah bilang gini, “Sungguh, kucing tidaklah najis.”

Maka itulah keistimewaan kucing dibandingkan dengan hewan yang lain. Belum lagi kucing itu adalah hewan yang disayangi banget sama Rasulullah, lho.

Buktinya adalah bahwa Rasulullah memiliki kucing yang diberi nama, Muezza. Nabi sebetulnya punya beberapa hewan peliharaan selain Muezza. Seperti: kuda, keledai, dan unta.

Muezza mulai dipelihara oleh Rasulullah semasa Perang Uhud. Di antara banyak sifat-sifat Muezza, yang paling terkenal adalah saat sifatnya yang manja kepada nabi, dia sering banget tidur di pangkuan Rasul. Dan suka banget kalau tubuhnya dielus-elus.

Ada satu kebiasaan Muezza yang sangat disukai oleh Rasulullah, yaitu sewaktu adzan berkumandang. Muezza sering mengeong saat mendengarkannya. Seakan-akan si kucing imut itu sedang menjawab panggilan adzan. Wah, pasti imut banget.

Ada juga kisah ‘romantis’ antara Muezza dengan Rasulullah. Di suatu hari nih, si Muezza malah tidur di atas jubahnya Rasul. Padahal, Rasulullah baru aja niat mau pake. Tapi karena lihat si Muezza kayak kecapekan, pules banget gitu tidurnya. Yang Rasulullah lakukan malah motong belahan lengan jubah, cuma gara-gara nggak mau ganggu tidurnya si imut Muezza. Wah, wah, wah. Kira-kira siapa tuh yang bakalan ‘romantisin’ kamu kayak gitu? Hehe.

Well, itulah alasan kenapa kucing itu spesial dalam Islam, bahkan sampai sedekah sedikit makanan ke kucing aja bisa se-powerfull itu.

Yes, alasannya mutlak dari sikap Rasulullah yang sangat sayang banget sama kucing.

yuk, Sedekah Makanan Kucing